<!doctype html>
Sejak pagi, area acara telah dipenuhi deretan mobil kuno berbagai era, mulai dari kendaraan produksi tahun 1940-an yang langka hingga model-model populer tahun 1970-an dan 1980-an yang dipertahankan dengan sangat baik oleh para kolektornya.
Ajang car show menjadi pusat perhatian utama, di mana setiap mobil dipamerkan satu per satu di depan penonton sambil dijelaskan detail sejarahnya, proses restorasi, hingga kisah perjalanan unik yang membuat masing-masing kendaraan memiliki nilai emosional dan historis yang tinggi.
Sorak kagum penonton terdengar setiap kali mobil klasik dengan kondisi mulus memasuki arena, menampilkan lekuk bodi khas era lampau yang kini sulit ditemukan pada kendaraan modern. Para pemilik mobil turut bercerita tentang tantangan merawat mobil tua, termasuk kesulitan mencari sparepart orisinal, proses restorasi yang panjang, serta komitmen mempertahankan keaslian komponen agar tetap sesuai dengan standar zaman produksi.
Selain car show, acara ulang tahun PPMKI ke-46 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti hiburan musik, bazar otomotif, sesi edukasi perawatan kendaraan klasik, dan awarding untuk mobil-mobil terbaik dalam kategori restorasi, orisinalitas, best in show, dan favorit pengunjung. Para peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sumatra, hingga Kalimantan tampak antusias bersilaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperluas jaringan di antara sesama kolektor dan pecinta otomotif klasik.
Suasana Semarang yang ramah semakin membuat acara berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Banyak pengunjung umum, termasuk generasi muda, turut datang menyaksikan keindahan mobil-mobil bersejarah ini, menunjukkan bahwa minat terhadap otomotif klasik masih sangat besar dan terus berkembang. Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, dan komunitas yang berkontribusi dalam menyukseskan acara besar ini, sekaligus menegaskan komitmen PPMKI untuk terus menjaga keberadaan mobil kuno sebagai bagian penting dari warisan budaya otomotif bangsa. Perayaan ini bukan hanya menjadi ajang pamer keindahan mobil klasik, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan edukasi publik tentang pentingnya melestarikan kendaraan bersejarah, dan mendorong generasi selanjutnya untuk tetap mencintai dunia otomotif.
Saat acara berakhir pada sore hari, para peserta pulang dengan rasa bangga, membawa pengalaman berharga, kisah baru, serta semangat untuk terus merawat dan melestarikan mobil kuno mereka agar tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
PPMKI Rayakan Ulang Tahun ke-46 di Semarang (16 November 2025)
Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) merayakan ulang tahun ke-46 pada 16 November 2025 di Kota Semarang dengan suasana yang meriah dan penuh semangat kebersamaan, menghadirkan ratusan pecinta mobil klasik dari berbagai provinsi di Indonesia.
Sejak pagi, area acara telah dipenuhi deretan mobil kuno berbagai era, mulai dari kendaraan produksi tahun 1940-an yang langka hingga model-model populer tahun 1970-an dan 1980-an yang dipertahankan dengan sangat baik oleh para kolektornya.
Ajang car show menjadi pusat perhatian utama, di mana setiap mobil dipamerkan satu per satu di depan penonton sambil dijelaskan detail sejarahnya, proses restorasi, hingga kisah perjalanan unik yang membuat masing-masing kendaraan memiliki nilai emosional dan historis yang tinggi.
Sorak kagum penonton terdengar setiap kali mobil klasik dengan kondisi mulus memasuki arena, menampilkan lekuk bodi khas era lampau yang kini sulit ditemukan pada kendaraan modern. Para pemilik mobil turut bercerita tentang tantangan merawat mobil tua, termasuk kesulitan mencari sparepart orisinal, proses restorasi yang panjang, serta komitmen mempertahankan keaslian komponen agar tetap sesuai dengan standar zaman produksi.
Selain car show, acara ulang tahun PPMKI ke-46 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan pendukung seperti hiburan musik, bazar otomotif, sesi edukasi perawatan kendaraan klasik, dan awarding untuk mobil-mobil terbaik dalam kategori restorasi, orisinalitas, best in show, dan favorit pengunjung. Para peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Sumatra, hingga Kalimantan tampak antusias bersilaturahmi, bertukar pengalaman, serta memperluas jaringan di antara sesama kolektor dan pecinta otomotif klasik.
Suasana Semarang yang ramah semakin membuat acara berjalan hangat dan penuh kekeluargaan. Banyak pengunjung umum, termasuk generasi muda, turut datang menyaksikan keindahan mobil-mobil bersejarah ini, menunjukkan bahwa minat terhadap otomotif klasik masih sangat besar dan terus berkembang. Ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, sponsor, dan komunitas yang berkontribusi dalam menyukseskan acara besar ini, sekaligus menegaskan komitmen PPMKI untuk terus menjaga keberadaan mobil kuno sebagai bagian penting dari warisan budaya otomotif bangsa. Perayaan ini bukan hanya menjadi ajang pamer keindahan mobil klasik, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan edukasi publik tentang pentingnya melestarikan kendaraan bersejarah, dan mendorong generasi selanjutnya untuk tetap mencintai dunia otomotif.
Saat acara berakhir pada sore hari, para peserta pulang dengan rasa bangga, membawa pengalaman berharga, kisah baru, serta semangat untuk terus merawat dan melestarikan mobil kuno mereka agar tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
